Sudah Saatnya untuk Bangkit Menentang Islam dan Syariah
oleh: Juliet Rix
Maryam Namazie, ketua Konsul Murtadin Inggris, berkata bahwa hak azasi adalah bagi setiap orang, dan bukannya bagi agama atau kepercayaan.
Maryam Namazie
Sudah Saatnya untuk Bangkit Menentang Islam dan Syariah
oleh: Juliet Rix
Maryam Namazie, ketua Konsul Murtadin Inggris, berkata bahwa hak azasi adalah bagi setiap orang, dan bukannya bagi agama atau kepercayaan.
Maryam Namazie
Hadis juga sama saja, dalam hadis yg menjadi dasar hukum2 islam kita pelajari peran wanita adalah – diam dirumah, siap dipanggil kaum pria, patuh padanya (ini kewajiban agama) dan membuat lelaki merasa tenang selalu. Ini contoh hadis2 tsb:- Jika diberikan padaku utk memerintahkan seseorang bersujud dihadapan selain Tuhan, pastilah kuperintahkan para wanita utk bersujud dihadapan suami2 mereka. Seorang wanita tidak dapat memenuhi kewajiban2nya terhadap Tuhan tanpa lebih dulu menyempurnakan kewajiban2 mereka pada sang suami.
- Wanita yang meninggal dan padanya sang suami merasa puas akan masuk surga.
- Seorang istri tidak akan pernah menolak dirinya utk sang suami meskipun jika itu diminta diatas punggung unta.
… untuk memecah belah manusia, untuk mengontrol Muslim dan membuat Muslim selalu ketakutan akan hukuman abadi neraka karena manusia cenderung berani untuk merdeka.
Aku berusia 22 tahun dan sekarang sudah bukan Muslim lagi. Aku mulai merasa ragu di beberapa tahun terakhir. Kupikir, “Jika Allah SWT itu memang ada, mengapa Dia membiarkan pria, wanita, dan anak2 kelaparan di negara2 miskin?” atau “Mengapa Allah SWT tidak menunjukkan dirinya sendiri dan menghilangkan semua keraguan bahwa dia itu memang ada?”
Aku lahir di Pakistan, yang seperti kalian umumnya ketahui adalah negara Muslim yang keras. Untungnya, kedua orangtuaku bukanlah Muslim2 gila, tapi mereka adalah orang2 yang sangat baik, sederhana, dan moderat. Kami lalu pergi ke Australia untuk menyelamatkan diri dari negara celaka Pakistand dan mendapat kesempatan hidup yang lebih baik. Aku diajar Islam secara moderat dan dulu aku sangat relijius.
Akan tetapi, dalam enam bulan terakhir, aku mulai berdebat tentang Tuhan dengan saudara sepupu dan temanku yang adalah mahasiswa atheis dan sangat cerdas. Dalam berdebat, mereka terus-menerus membuktikan bahwa pendapatku salah, tapi aku masih tetap beriman pada Islam. Karena tidak mau punya pandangan yang sempit lagi, aku pun mempelajari agama Kristen dan paham atheisme dan pandangan2 lainnya. Akhirnya aku mengetahui bahwa Islam adalah agama palsu, yang dipertahankan melalui rasa takut dan ancaman pedang, dan itulah cara2 Islam menguasai umatnya.
Sejak tiga bulan yang lalu, aku jadi agnostik (mempertanyakan keberadaan Tuhan). Sampai hari ini aku tetap mempelajari SEMUA pandangan, dari para atheis, agnostik, Kristen, dan Muslim. Hal ini malah membuatku semakin tidak beriman lagi karena mengetahui akan kebenaran yang sebenarnya melalui penelitian2ku. Aku berjumpa dengan FFI sebagai usaha pencarianku dan aku pun mengambil keputusan untuk jadi anggota FFI.
Minggu lalu, orangtuaku mengetahui bahwa aku telah menjadi agnostik. Seperti yang kuterangkan sebelumnya, mereka adalah orang yang baik hati. Mereka tidak mempermasalahkan keputusanku. Meskipun aku sudah murtad secara moral, tapi aku hanya meninggalkan hal2 yang buruk tentang Islam, dan mempertahankan hal2 yang baik saja.
============ ========= ========= ==
Ali Sina memberi komentar:
http://www.faithfreedom.org/forum/viewtopic. php?p=1102998# 1102998 telekenixis wrote:
Meskipun aku sudah murtad secara moral, tapi aku hanya meninggalkan hal2 yang buruk tentang Islam, dan mempertahankan hal2 yang baik saja.
Tiada hal yang baik dalam Islam. Kau mempertahankan moralitas dan nilai2 akhlak milikmu sendiri. Hal2 yang baik itu adalah bagian dari dirimu sendiri. Kau tidak mendapatkannya dari Islam, tapi dari gen-mu sendiri dan dari orangtuamu yang baik hati. Islam itu seluruhnya jahat dan penuh kebencian. Kau telah meninggalkan semua itu di belakangmu. Salut bagimu.
KESAKSIAN HIDUP SEORANG HAMBA TUHAN
Kesaksian : Pdt. Syaiful Hamzah Thahir – Jakarta
Saya dilahirkan dalam lingkungan muslim, ayah saya berasal dari suku bugis Sulawesi Selatan dan ibu saya berasal dari Tapanuli selatan, nama orang Tua saya yaitu H. Andi Thahir & H. Ramlah sari Harahap. kedua orang tua saya juga dibentuk dalam ajaran Islam, sehingga dalam kehidupan keluarga kami sangat keras dalam doktrin Islam, sehingga Sewaktu saya memasuki sekolah menengah pertama, saya masuk pada sekolah bernuansa Islam atau yang disebut Tsanawiyah yang berada di Jakarta ( Tsanawiyah ‘Ar-Rasyidiyyah ), lalu pada tahun 1992 saya melanjutkan sekolah saya disalahsatu universitas yang ada di Sumatra – Utara yaitu Universitas Islam Sumatra Utara, lalu pada tahun 1996 saya kembali ke Jakarta.
Pada tahun 1997 saya bekerja di Maluku Utara disalah satu Perusahaan Sinar Mas Group ( GLOBAL AGRONUSA INDONESIA ) yang berada di daerah Galela, dan didaerah ini awal pertobatan saya mengenal Yesus Kristus sebagai Tuhan dan juru slamat yaitu tepatnya pada bulan juli 1999.
Dari: WHY WE LEFT ISLAM
Karya : Susan Crimp dan Joel Richardson
“Akhirnya dia memutuskan untuk memprotes penganiayaan wanita dengan membakar dirinya di alun-alun Teheran utara tanggal 21 February, 1994. Teriakan terakhirnya adalah: “Matilah Tirani! Hidup Kebebasan! Hidup Iran!”
Tanggal 11 September 2001, dunia menyaksikan mentalitas abad 7 fundamentalis islam yang memperalat teknologi abad 21. Hasilnya adalah bencana. Sifat kejam dari islam tiba ditanah amerika tanpa dapat mereka lupakan dan tak bisa dihilangkan. Banyak orang amerika, juga orang barat lain, tidak begitu memikirkan islam sebelumnya. 11 September mengubah semua itu, membawa islam abad 7 ke dunia barat abad 21. Mendadak, Iran dan Irak tidak terasa jauh lagi, dan orang2 barat, khususnya kami orang amerika, mendadak pula ingin belajar banyak tentang musuh tanpa wajah yang menyatakan perang terhadap kita dengan cara yang paling barbar. Kita mendapatkan sebuah kekuatan mematikan yang sebelumnya kita pikir ada setengah bumi jauhnya dan 14 abad ke masa lalu. Para pembom teroris yang cuma kita dengar di TV telah pindah dari Timur Tengah yang jauh ke halaman rumah kita. Pada 11 September, apa yang dilambangkan islam menjadi salah satu pertanyaan paling penting dihadapan dunia barat, dan pengalaman pertama kita dengan nya meninggalkan rasa pahit dalam mulut orang2 amerika.
Pertanyaan itu mencuat pada sebuah pertemuan bergaya balai kota di halaman sebuah rumah di Albuquerque, AS, sebagai bagian dari pendekatan publik Obama untuk menjelaskan kebijakannya dan dalam rangka kampanye Partai Demokrat untuk pemilu kongres pada November mendatang.
Salam dalam Kasih Tuhan kita Yesus Kristus,
KESAKSIAN-KISAH NYATA
DR. dr.. RM. Tedjo Oedono Oepomo.
Saat ini beliau berprofesi sebagai dosen Fakultas Kedokteran UGM, Bagian THT. Dan berjemaat di Gereja Yerusalem Baru, Yogyakarta.
Ilmu Hitam dan Ilmu Putih vs Kebenaran
Keluarga Dukun Keraton
Aku dilahirkan di dalam lingkungan keluarga keraton. Dan keluargaku adalah trah keluarga dukun keraton. Sejak kecil aku sangat mengagumi ilmu-ilmu kadigdayan gaib yang dimiliki oleh para sesepuh keluarga.
Kakekku memiliki ilmu yang sangat tinggi. Ia bisa menghilang. Bahkan hadir di empat tempat yang berbeda dalam waktu yang bersamaan. Beliau juga mampu menyembuhkan berbagai penyakit dengan tenaga gaibnya. Pamanku juga sangat tinggi ilmunya.
Hello, Aku adalah orang yang beralih memeluk agama Islam. Aku tidak sholat teratur beberapa bulan terakhir ini. Aku dihormati oleh sejumlah masyarakat Muslim, karena mereka bangga bisa mengIslamkan diriku. Tapi mereka tidak tahu bahwa aku meragukan Islam dan tidak beribadah lagi. Sudah dua kali aku tidak melakukan sholat Jum’at (tampaknya seperti yang dikatakan hadis kemunafikan sudah merasuk hatiku)… Aku bingung sekarang siapa diriku sebenarnya dan apa yang kulakukan jika aku tidak percaya Islam lagi (aku meragukan Allah yang ingin aku berjihad dengannya melawan Israel). Muslim adalah identitasku sepenuhnya, dan hidupku dibentuk dan terpusat pada Islam. Dulu aku meninggalkan temank2u, atau mungkin mereka yang meninggalkanku, sebelum aku masuk Islam. Tapi kawan2 Muslilmku yang sekarang terbelakang tingkat intelektualitasnya.
Buah dari Pohon Beracun akan Beracun Pula
Oleh Raja Petra
Rabu, 19 Desember 2007
Mereka mengatakan hanya Islam saja agama yang baik, sedangkan agama2 lain adalah jelek. Mereka yang tidak beragama apapun alias atheis adalah orang yang paling jelek. Tapi umat agama terbaik justru menginginkan Pemerintah melakukan hal2 jahat. Hal ini sangat menggangguku tanpa henti. Bagaimana mungkin agama yang baik malah membuat umatnya ingin berbuat jahat?
Malaysia bisa berbangga diri karena apapun perayaan agama yang berlangsung, beraneka kelompok2 etnik akan datang bersama untuk menghormati perayaan itu, demikian ditulis di koran utama yang mengutip perkataan Perdana Menteri Abdullah Ahmad Badawi. Abdullah berkata festival2 agama yang dirayakan di Malaysia berperan menjadi jembatan perantara dan perekat umat antar agama dan ras yang terdapat di negera itu.
Beberapa minggu yang lalu, Pinkan Mambo dikabarkan bersaksi di salah satu gereja di Jakarta. Di tempat itu, penyanyi pop berdarah Manado ini bahkan sempat menyanyikan salah satu lagu rohani kristen. Menurut penuturan salah seorang jemaat kepada Jawaban.com, Pingkan mengaku mengenal Yesus dari ibu teman karibnya yang menceritakan perjalanan hidupnya bersama Yesus. Meski mantan personil Ratu ini awalnya menganggap hal itu sebagai pembicaraan biasa saja, namun ada satu kalimat yang terus terngiang-ngiang di telinga Pinkan yakni, “Suatu hari, nanti Yesus juga datang kepadamu.”..
Pengalaman spiritual lainnya kembali terulang ketika pengacara Pingkan, yang saat itu sedang mengurus masalah perceraiannya, salah mengirim MMS bergambar Tuhan Yesus kepada temannya. Keterkaitan dua peristiwa itulah yang membuatnya lantas bertanya-tanya, ada apa dibalik ini semua. Mengapa saat dia (Pinkan, red) memikirkan perkataan ibu temannya itu, tiba-tiba mendapatkan MMS bergambar Yesus.
Sejak saat itu, Artis yang lahir di Jakarta,30 tahun lalu ini mencoba datang ke gereja dan mencari tahu siapakahYesus. Pinkan pun memperoleh anugerah untuk mengerti dan mengimanai Yesus, Sang juru selamat yang mampu mengubahkan dan menjadikannya baru.Slawi/Jawaban
Kisahku Meninggalkan Islam
by Newman
Aku adalah orang India yang lahir dan dibesarkan di sebuah keluarga Muslim di daerah Muslim. Sejak usia sangat muda, aku telah mengalami indoktrinasi tentang Islam oleh anggota2 keluarga. Aku harus percaya pada Allah saja, dan dengan begitu aku akan dapat masuk surga dan jika tidak percaya maka aku akan masuk neraka. Gambaran neraka yang mengerikan terpampang dalam pikiranku. Sewaktu kecil aku tidak begitu suka akan Islam. Ini adalah karena sukar bagiku mengerti ayat2 Qur’an yang ditulis dalam bahasa Arab, tingkah para mullah dan imam yang buta huruf dan tak bermoral, tidak banyak Muslim yang berpendidikan di tempat tinggalku, pria Muslim yang punya banyak istri, perkawinan anak perempuan yang masih kecil, dll. Semua hal ini membuatku merasa Islam adalah agama terbelakang sehingga orang yang mempraktekan agama ini akan jadi terbelakang pula. Karena itu aku tidak melakukan ibadah Islam dengan taat.
I am an ex-Muslim from Malaysia Faizan wrote: I have deep mistrust in ISLAM, but if I be apostate I will be severely prosecuted. Can u SUGGEST ANY IDEAS ON HOW TO ?
Faizan
Terjemahan: Aku adalah ex-Muslim dari Malaysia. Aku sangat tidak percaya Islam, tapi jika aku murtad maka aku akan ditindas habis2an. Dapatkan kau menasehatiku harus berbuat apa?
Jawaban Ali Sina: Wahai Faizan, Iman itu masalah pribadi. Kenyataan bahwa kau sudah tidak percaya lagi pada Islam sudahlah cukup. Kau adalah murtadin sekarang dan tidak ada yang harus kau lakukan untuk membuktikannya. Hal ini berarti kau tidak akan mendanai tujuan2 Islam, tidak akan pergi ke mesjid lagi, dan akan hidup senormal mungkin tanpa membahayakan nyawamu.
Di saat yang sama kau bisa menggunakan Internet untuk menolong Muslim lain melihat kebenaran dan meninggalkan aliran sesat ini. Waktunya akan tiba, lebih cepat dari yang kau duga, di mana hanya akan ada segelintir orang saja yang percaya pada agama dusta ini dan siapapun yang kau ajak bicara adalah murtadin.
Harap bergabung dengan forum ini dan bertemu dengan para ex-Muslim lainnya dan belajar dari pengalaman2 mereka.
Pertanyaan: Dalam masyarakat saya, jika saya berbalik kepada keKristenan, keluarga saya akan membuang saya dan saya akan dianiaya. Apa yang dapat saya lakukan?
Jawaban: Adalah sulit bagi orang-orang percaya yang tinggal di negara-negara di mana kebebasan beragama adalah landasan dari peradaban untuk dapat betul-betul memahami resiko mengikuti Kristus di belahan dunia lainnya. Namun Alkitab adalah Firman Tuhan dan dengan demikian menyediakan pengertian yang menyeluruh terhadap cobaan-cobaan hidup di manapun dan kapanpun. Yesus sangat jelas bahwa mengikuti Dia adalah suatu pekerjaan yang beresiko. Bahkan kita harus mengorbankan segala yang kita mililki. Pertama-tama, kita membayar dengan diri kita sendiri. Kepada orang banyak yang mengikuti Dia, Yesus mengatakan, “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku” (Markus 8:34). Salib adalah alat kematian dan Yesus menjelaskan bahwa mengikuti Dia berarti mati terhadap diri sendiri. Semua keinginan dan ambisi duniawi kita harus disalibkan sehingga kita dapat memperoleh hidup yang baru di dalam Dia, karena tidak seorangpun dapat melayani dua tuan (Lukas 16:13). Namun hidup yang baru itu jauh lebih berharga dan bernilai dibandingkan segala yang dapat kita peroleh dalam dunia ini.
Ini pengakuan dari hardcore atheis (atheis kelas berat):
============ ========= ========
Aku Meninggalkan Islam karena …
0x29a
Halo semua, Maaf jika tulisanku ini panjang. Kuharap orang-orang mau membacanya dan jika ternyata menarik, tolong disebarkan, ya?
Namaku adalah [rahasia]
Aku merahasiakan namaku sebab Islam merupakan sistem yang begitu berbahaya sehingga aku tahu pasti sekelompok orang akan mencoba menyakitiku dan aku tidak mau celaka karena berani mengungkapkan apa yang kupikir atau kuyakini. Aku tidak mau menanggung resiko.